image

Mengutip dari tulisannya Palgunadi T Setyawan dalam bukunya Daun Berserakan, bahwa tingkah laku kita adalah kebiasaan kita.

Bahasa Inggris menyebutkan dengan habit, yaitu sesuatu yang dilakukan berkali-kali. Aristoteles mendefinisikan manusia berdasarkan kebiasaannya. Artinya kalau ia tidak mempunyai perilaku yang jelas maka ia tidak termasuk manusia.

Barangkali zaman Aristoteles hidup orang yang mempunyai pendirian plin-plan atau mencla-mencle belum banyak. Sementara zaman sekarang orang plin-plan tidak sedikit, dimanapun mudah ditemukan terutama para politisi.

Dalam bahasa arab disebut dengan al mutalawin. Artinya orang yang suka berubah kepribadian. Orang yang kepribadiannya berganti-ganti. Orang seperti itu tidak didefinisikan sebagai manusia oleh Aristoteles.

So, bagaimana sobat, apakah saya dan anda pantas disebut manusia versi Aristoteles??

“Kita adalah Apa yang Kita Lakukan Secara Konsisten. (Aristoteles) “

5 comments:

inge / cyber dreamer mengatakan...

moga bukan termasuk orang plin plan (amin)

OEN-OEN mengatakan...

aminn, btw yang coment si inge terus nih, mantep euy ^_^

Nenk nuyuy mengatakan...

Wah aku plin plan bukan ya?? *bingung mode on*

Salam kenal kak^^

mbah jiwo mengatakan...

hubungannya dengan judul apa? :(

OEN-OEN mengatakan...

@ nenk : salam kenal juga nuy

@ mbah : waduh udah mbah-mbah kq g tahu hubungannya to, ahahaha

Poskan Komentar

ayo comment gratis, comment gratis ^_^

Related Posts with Thumbnails